Modal Analysis

Multiple Tower Pada Satu Podium

Posted on Updated on

Problemnya kelihatan simpel, yaitu analisis beberapa tower yang disatukan dengan podium di lantai bawah, namun analisis-nya menjadi terlihat sulit, terutama ketika analisa respon spektrum digunakan.

Sebenarnya jika digunakan analisa seismic dengan linear time history semua jadi lebih clear. Akan jelas tower mana yang bergerak ke mana dan adakah kemungkinan masing – masing bergerak dalam fase yang berbeda, serta ajaibnya, bisa dilihat langsung responnya lewat animasi seperti melihat film di bioskop. Namun semuanya jadi “kacau” ketika analisis pada frekuensi domain, yang tadinya jelas mendadak menjadi tidak jelas.

Kalau dilakukan analisis dengan respon spektrum, jika mau dilihat deformasi akibat gempa kedua bangunan bergerak kearah yang sama, sekilas terlihat baik – baik saja, namun jika dilihat gaya – gaya yang terjadi di podium lantai teratas, mendadak ada gaya tarik besar di balok – baloknya, apa ini ?, bukannya struktur tower bergerak ke arah yang sama ?, lalu mengapa ada gaya tarik yang tinggi ?.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Modal Analysis dengan Mempertimbangkan Geometric Stiffness (P-Delta)

Posted on Updated on

Dalam perencanaan struktur terhadap beban gempa, sudah menjadi kebiasaan di design office untuk menggunakan metode respon spektrum dibandingkan dengan statik equivalen. Selain mudah diaplikasikan dengan program komputer, analisis dengan metode respon spektrum juga lebih bisa diterima untuk tipe – tipe struktur yang memiliki irregularitas. Berbeda dengan saudara pendahulunya analisis statik equivalen yang memiliki batasan – batasan penggunaan.

Untuk menghitung gaya – gaya gempa dengan metode respon spektrum, insinyur harus terlebih dahulu melakukan analisa modal untuk mendapatkan parameter dinamik struktur dalam frequensi domain. Nah di perhitungan parameter modal tersebut, modal sway (translasi sumbu x dan y) menjadi parameter penting. Read the rest of this entry »