Toleransi konstruksi di Beton

Posted on Updated on

SNI Beton 2847-2013 mengatur mengenai toleransi dari tinggi efektif dari struktur dimana untuk nilai d<= 200 mm toleransi sebesar +-10 mm dan untuk d>200 mm toleransi sebesar +-13 mm, namun saya yakin pasti insinyur struktur tidak ada yang mempertimbangkan ini dalam desain, alasannya “This is how I was taught. This is how I have taught it. This is how I have always done it”.

Saya sepakat jika anda berpikir seperti itu, alasannya karena tidak semua toleransi bisa dipertimbangkan ke analisis, disini kita hanya bicara tentang dimensi, bagaimana dengan nilai fc, nilai fy, dan lain halnya yang mempengaruhi nilai desain ?, tentu itu sulit jika dipertimbangkan semuanya.

Namun perlu dicatat, untuk beberapa kasus saya rasa toleransi di pasal tersebut perlu di tinjau, misal untuk peninjauan tebal suspended slab akibat nilai deformasi. Nilai deformasi untuk suspended slab yang t < 150 mm saya rasa perbedaan tebal d sebesar +- 10mm cukup berpengaruh ke desain, oleh karenanya saya cenderung merekomendasikan agar toleransi ditinjau untuk kasus ini.

Contoh lainnya toleransi offset lokasi pile, jika toleransi offset 100 mm atau bahkan 200 mm, maka harus pula ditinjau dalam mendesain pilecap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s