Wind Speed untuk wilayah Indonesia

Posted on Updated on

SNI Pembebanan (SNI 1727-2013) sudah dikeluarkan, namun sayangnya pembuatnya tidak menyebarkannya dulu ke pihak terkait terutama insinyur sehingga banyak yang kurang jelas dan terlihat cenderung copy-paste dari ASCE 7-10.

Salah satunya adalah tentang Wind Speed yang digunakan di Indonesia, untuk yang satu ini memang tidak bisa copy – paste dari code nya US, sehingga cenderung ada informasi yang hilang dari code SNI Pembebanan tersebut.

Untuk nilai wind speed, insinyur dapat melihat pada HB 212-2002 – Design Wind Speeds for the Asia-Pacific Region, yaitu publikasi yang dikeluarkan oleh Australian Standard untuk nilai wind speed pada area  East Asian, S.E. Asian and Western Pacific regions. Untuk wilayah indonesia, HB 212-2002 meng-kategorikan ke level I seperti gambar di bawah ini :

HB1

Untuk nilai wind speed level I dan keterangannya adalah sebagai berikut :

HB2

Dari publikasi ini dapat kita lihat bahwa nilai wind speed adalah 32.1 m/s untuk periode 50 tahunan dan 39.9 m/s untuk periode 500 tahunan.

Perlu di catat di sini bahwa desain beban angin untuk Australian Code dan ASCE cukup berbeda, dan nilai 500 tahunan untuk desain ultimate (LRFD) di Australian Code berbeda dengan ASCE yang nilai periode ulangnya berdasarkan risk kategory.

Untuk nilai periode ulang berdasarkan risk kategory, insinyur dapat menggunakan persamaan 1 di publikasi HB 212-2002, sehingga didapat nilai – nilainya yaitu :

HB4

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s