Month: October 2015

Analisis Prelimenari Pencepatan Puncak Bangunan Tinggi Akibat Gaya Angin

Posted on Updated on

Dalam desain bangunan tinggi yang lebih dari 200 m dari ground, masalah serviceability dari bangunan akibat gaya angin perlu untuk diperhatikan. Masalah serviceability tersebut adalah besarnya percepatan puncak bangunan pada arah gaya angin atau tegak lurus gaya angin. Percepatan puncak tegak lurus gaya angin tersebut disebabkan oleh fenomena Vortex Shedding, yaitu angin membelah akibat adanya rigid body (bluff body) dan membuat turbulen melingkar yang mendorong rigid body tersebut pada arah tegak lurusnya dan pada frequensi tertentu. Fenomena vortex shedding membuat percepatan puncak tegak lurus terhadap gaya angin dapat cukup besar untuk mengganggu kenyamanan penghuni bangunan.

Video Vortex Shedding Untuk Objek Rectangular

Read the rest of this entry »

Progres Perkembangan Metode DDBD

Posted on Updated on

Disaat banyaknya teknologi dan teknik desain struktur yang paling berkembang, tentu yang paling banyak didengar adalah analisa dengan Performanced-Based Design (PBD). Pengembangan selanjutnya seperti Performanced-Based Earthquake Engineering (PBEE) dimana konsep collapse berdasarkan probabilistik lebih ditekankan serta estimasi loss dapat diperkirakan, sudah jauh sangat maju dibandingkan sekedar pendekatan secara general (Life safety, immediate occupancy, etc) dari analisa PBD konvensional. Namun, baik PBD maupun PBEE masih dirasakan tidak cukup praktis digunakan.

Hal ini utamanya dikarenakan analisa tersebut membutuhkan variabel input tulangan atau dimensi section baja dimana hal ini tidak diketahui di awal tahap desain struktur, umumnya dilakukan pendekatan dengan tetap melakukan analisa struktur linear elastik konvensional dengan beberapa ketentuan yang tidak dipertimbangkan (beberapa pasal di code diabaikan), kemudian baru dilakukan verifikasi dengan analisa nonlinear tersebut.

Read the rest of this entry »