Dual system spesial shearwall dan moment frame

Posted on Updated on

(Minor Revisi 02-07-2015)

Hampir bisa dipastikan untuk bangunan tinggi dengan struktur beton yang di desain dengan SNI Gempa, jenis penahan gempa yang dipilih adalah dual system, yaitu gabungan antara spesial moment frame dan spesial shearwall. Hal ini dikarenakan penggunaan opsi momen frame saja tidak cukup ekonomis karena kurangnya kekakuan dari sistem ini. Selain itu single sistem yaitu penahan gaya gempa berupa wall dibatasi ketinggian maksimumnya hanya sampai sekitar 60 meter ketinggian (kecuali digunakan analisa PBD).

Jika digunakan dual sistem, maka nilai respon modificationnya ada di antara special shearwall atau moment frame, yaitu 7. Sebenarnya nilai ini diambil lebih kecil dari moment frame dikarenakan shearwall umumnya lebih kurang daktail, sementara peningkatan dari single sistem shearwall saja adalah dikarenakan dual sistem dianggap lebih redundan karena adanya backup system yaitu momen frame. Jadi jika shearwall sudah hancur akibat beban gempa yang tinggi, setidaknya beban gempa susulan setingkat service dapat ditahan oleh momen frame, oleh karenanya diberikan konpensasi peningkatan nilai R dari 6 ke 7.

Untuk lebih jelasnya bisa mengacu kepada ASCE Expanded Commentary C12.2.5.1 yaitu sebagai berikut :

Dual system spesial shearwall dan moment frame

Jadi di sini saya jelaskan kembali, bahwa nilai R dual sistem lebih tinggi dari single sistem shearwall saja karena dianggap frame dapat dijadikan backup penahan lateral dan gravity saat shearwall sudah gagal, sehingga struktur lebih redundan. Oleh karenanya, peraturan mensyaratkan frame minimal mampu menahan 25% gaya lateral dari kedua struktur yang digabung, yaitu dengan cara menghilangkan interaksi wall – frame (analisis frame saja) dan base shear yang terjadi di scale sampai 25% dari base shear struktur wall-frame. Tidak ada hubungannya apakah ketika struktur digabung dan interaksi terjadi, frame hanya menahan kurang dari 10% total gaya lateral atau tidak. Justru jika frame menahan kurang dari 10% saat interaksi frame-wall terjadi, kemungkinan terjadi wall gagal lebih dulu semakin besar dan besarnya kerusakan yang terjadi di frame lebih minimal, ini membuat frame dapat lebih efektif sebagai backup penahan gravity dan lateral pasca gempa kuat seperti direncanakan. Memaksakan frame menahan lebih dari 10% saat interaksi terjadi adalah hal yang kurang dapat diterima dalam pilosopis dual system.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s