Month: May 2015

Intrinsic Damping pada Bangunan Tinggi

Posted on Updated on

Asumsi umum yang digunakan pada praktek design bangunan adalah intrinsic damping 5 %, ini berlaku baik untuk bangunan baja maupun beton. Untuk kasus gempa, nilai ini di-input otomatis dari respon spektra design, sehingga tidak diperlukan input tambahan pada model jika meng-analisanya dengan metode respon spektrum atau statik equivalen.

Beberapa publikasi akhir – akhir ini menunjukkan bahwa untuk bangunan tinggi, ada tren penurunan besarnya nilai intrinsic damping terhadap ketinggian struktur. Hal ini dikarenakan yaitu :

  1. Elemen nonstructural yang memberikan kontribusi damping ke struktur pengaruhnya semakin rendah karena kekakuan kolom dan balok yang semakin tinggi dibandingkan kekakuan elemen nonstruktural tersebut. Selain itu ada kecenderungan untuk membuat sambungan untuk komponen nonstructural yang cukup meng-isolasi dari komponen struktur.
  1. Pengaruh damping dari dynamics soil-structure interaction semakin rendah untuk bangunan yang lebih flexible (periode panjang)

Read the rest of this entry »

Makalah Perancangan Struktur Gempa Yang Fenomenal

Posted on

Tahun 1993 di Bulletin NZ National Society for Earthquake Engineering ada suatu paper yang menarik perhatian dunia perancangan struktur tahan gempa. Paper itu dibawakan oleh orang yang sangat dikenal yaitu M. J. N. Priesley.

Paper ini sangat menarik perhatian karena menunjukkan dengan cukup jelas “lubang-lubang” yang belum dapat diselesaikan dengan metode analisis gempa klasik. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca sendiri di makalahnya. Kebetulan penulis mendapatkan softcopy yang merupakan versi revisi dan cukup lengkap. Berikut ini papernya :

Priesley

Link download :

http://www.mediafire.com/view/9np71oddmld3ab2/2003_-_Myths_and_Fallacies_in_Earthquake_Engineering_(complete).pdf

Fitur Terbaru ETABS 2015

Posted on Updated on

Di kantor software ETABS 2015 baru datang, kebetulan baru melihat – lihat fitur terbarunya, beberapa yang menurut penulis menarik adalah :

1. Shell Hinge

Shell Hinge

Read the rest of this entry »

Gaya Lateral Tanah Akibat Gempa ke Dinding Basemen dan Dinding Kantilever

Posted on

Monobe - Okabe

Klik simbol ini  Capture di pojok bawah untuk melihat dokumen dalam menu fullscreen

___________________________________________________________________

Download Versi Pdf :

https://www.academia.edu/12400421/Gaya_Lateral_Tanah_Akibat_Gempa_ke_Dinding_Basemen_dan_Dinding_Kantilever

Asumsi – Asumsi yang Keliru Dalam Perencanaan Bangunan Tahan Gempa (Part 1)

Posted on Updated on

Asumsi 1 : Nilai faktor kuat lebih (Ωo) diberikan pada elemen struktur agar elemen tersebut masih bersifat elastic saat gempa terjadi.

Penjelasan : Nilai faktor kuat lebih (Ωo) diberikan pada elemen struktur tertentu agar setidaknya elemen tersebut mengalami kerusakan yang lebih kecil dibandingkan elemen yang lain. faktor kuat lebih (Ωo) ditentukan bukan agar elemen tersebut masih dalam kondisi elastik, hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan yang tidak dipertimbangkan ketika analisa struktur dilakukan (misal fenomena redistribusi gaya) membuat asumsi member masih elastik hanya karena didesain dengan gaya yang lebih tinggi adalah asumsi yang kurang bisa dipegang secara ilmiah.

Read the rest of this entry »

Beban Gempa Untuk Desain Pondasi

Posted on Updated on

Jika ditanya berapa nilai gaya gempa yang perlu saya gunakan untuk mendesain pondasi bangunan ?, tidak ada jawaban yang pasti dari pertanyaan tersebut, karena baik ASCE, NEHRP, dan SNI 03-1726-2012 merekomendasikan nilai gaya gempa yang berbeda – beda.

ASCE 7-10 Section C12.13.3 merekomendasikan nilai gaya gempa yang direduksi dengan faktor R, hal ini dijelaskan sebagai berikut :

ASCE C12 Read the rest of this entry »

NIST : Recommendations for Seismic Design of Reinforced Concrete Wall Buildings Based on Studies of the Chile Earthquake 2010

Posted on

Report penjelasan dari NIST mengenai kerusakan wall di Chile 2008 sangat menarik untuk dipelajari. Terutama karena karakteristik desain struktur di Chile 2010 yang menurut penulis tidak jauh berbeda dari di Indonesia.

Berikut publikasi dari NIST tersebut, selamat dipelajari 🙂

NIST

Link Download :

http://www.nehrp.gov/pdf/GCR%2014-917-25_RecommendationsforRCWallBuildings_std.pdf