Multiple Tower Pada Satu Podium

Posted on Updated on

Problemnya kelihatan simpel, yaitu analisis beberapa tower yang disatukan dengan podium di lantai bawah, namun analisis-nya menjadi terlihat sulit, terutama ketika analisa respon spektrum digunakan.

Sebenarnya jika digunakan analisa seismic dengan linear time history semua jadi lebih clear. Akan jelas tower mana yang bergerak ke mana dan adakah kemungkinan masing – masing bergerak dalam fase yang berbeda, serta ajaibnya, bisa dilihat langsung responnya lewat animasi seperti melihat film di bioskop. Namun semuanya jadi “kacau” ketika analisis pada frekuensi domain, yang tadinya jelas mendadak menjadi tidak jelas.

Kalau dilakukan analisis dengan respon spektrum, jika mau dilihat deformasi akibat gempa kedua bangunan bergerak kearah yang sama, sekilas terlihat baik – baik saja, namun jika dilihat gaya – gaya yang terjadi di podium lantai teratas, mendadak ada gaya tarik besar di balok – baloknya, apa ini ?, bukannya struktur tower bergerak ke arah yang sama ?, lalu mengapa ada gaya tarik yang tinggi ?.

Hal ini terjadi akibat tidak jelasnya tanda positif/negative dalam analisis respon spektrum, analisis ini menghilangkannya seperti halnya dia menghilangkan parameter waktu. Sebenarnya ini tidak masalah, karena umumnya respon spektrum lebih konservatif jika insinyur mensiasatinya dengan menjadikan respon emplove (gaya positif dan negative diberikan ke struktur, dan dicari nilai yang paling berpengaruh). Selain itu untuk insinyur yang tidak punya waktu lagi untuk memahami respon bangunan yang didesainnya dan segera ingin menyelesaikan tugasnya (tentu ini khusus untuk yang sudah berpengalaman), analisa respon spektrum menjadi pilihan terbaik.

Lalu sebenarnya apa yang mau dibahas ?, yang ingin saya bahas adalah untuk menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan yaitu :

  1. Bagaimana analisa struktur yang memiliki beberapa tower pada satu podium, namun tidak perlu pakai analisis time history ?
  2. Jika bisa pakai respon spektrum, bagaimana caranya ?
  3. Apakah saya bisa melihat modal parameter untuk masing – masing tower tanpa harus membuat model terpisah yang dijepit di lokasi podium lantai teratas ?
  4. Lalu bagaimana cara melihat drift struktur untuk masing – masing podium ?

Analisa untuk kasus ini bisa menggunakan metode respon spektum (karena statik equivalen tidak bisa digunakan terkait peraturan di ASCE). Caranya adalah untuk masing – masing tower dibuat diapragma yang berbeda – beda. lalu untuk podium dipertimbangkan menggunakan semi rigid diapragma, karena jika menggunakan rigid maka gaya tarik dan tekan di balok akan tidak terlihat (asumsi pelat sangat kaku, sebenarnya ini lebih valid kalau tebal pelat cukup besar). Analisis dilakukan untuk struktur yang dimodelkan semuanya (baik tower dan podium).

Untuk mencari modal parameter untuk masing – masing tower atau podium saja, sebenarnya ini menimbulkan pertanyaan lagi, yaitu buat apa anda butuh data tersebut ?, alasan klasiknya adalah untuk mengetahui apakah mode 1 dan mode 2 dominan torsi, jika torsi di mode 1 dan mode 2 maka ini membahayakan struktur. Sebenarnya menurut penulis ini pendapat yang agak aneh, di code manapun yang penulis tahu tidak ada yang menyatakan pelarangan akan hal ini. Contoh di ASCE, extreme torsion ditentukan dari respon struktur secara menyeluruh (respon setelah di CQC), bukan per mode. Jadi bukan berarti struktur yang mode 2 dominan torsi berarti struktur tersebut kena finalti extreme torsion, belum tentu. Tapi memang ada hubungannya, dan struktur yang mode 1 nya dominan torsi sebisa mungkin dihindari.

Jadi jika anda menginginkan modal parameter untuk masing – masing tower tanpa harus memisahnya, ada caranya, yaitu dengan membuat massa pada struktur yang tidak ingin dilihat modal parameternya menjadi memiliki mass source nol (Gambar 1). Dengan membuat mass source pada node nol, maka tidak akan ada pergerakan modeshape pada node tersebut, namun tetap ia menyumbang pengaruh kekakuan ke struktur yang lain.

Multiple TowerUntuk melihat respon struktur berupa drift, tidak bisa dengan cara mengolahnya dari deformasi struktur, namun harus langsung dari masing – masing mode-nya. Perlu diketahui bahwa dalam analisa respon spektrum, respon struktur harus diambil langsung dari mode – mode respon dan diolah dengan prosedur CQC, tidak boleh dari respon CQC yang lain. Untuk hal ini ETABS menyediakan opsi multiple tower, drift struktur untuk masing – masing tower bisa dilihat dari option ini.

Okay, sekian dulu penjelasannya, beberapa diskusi tentang masalah ini sudah banyak bersebaran di internet, jika pembaca ingin menambah wawasan lebih silakan dicari di google 🙂 .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s